Kamis, 16 Desember 2010

Pendekatan Pengembangan Sistem


  • Pendekatan Klasik
    Pendekatan Klasik (classical approach) disebut juga dengan Pendekatan Tradisional (traditional approach) atau Pendekatan Konvensional (conventional approach). Metodologi Pendekatan Klasik mengembangkan sistem dengan mengikuti tahapan-tahapan pada System Life Cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan akan berhasil bila mengikuti tahapan pada System Life Cycle.

  • Pendekatan Terstruktur (Structured Approach)
    Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknikteknik myang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas. Beberapa metodologi pengembangan sistem yang terstruktur telah banyak yang diperkenalkan baik dalam bukubuku, maupun oleh perusahaan-perusahaan konsultan pengembang sistem. Metodologi ini memperkenalkan penggunaan alat-alat dan teknik-teknik untuk mengembangkan sistem yang terstruktur. Konsep pengembangan sistem terstruktur bukan merupakan konsep yang baru. Teknik perakitan di pabrik-pabrik dan perancangan sirkuit untuk alat-alat elektronik adalah dua contoh baru konsep ini yang banyak digunakan di industri-industri. Konsep ini memang relatif masih baru digunakan dalam mengembangkan sistem informasi untuk dihasilkan produk sistem yang memuaskan pemakainya. Melalui pendekatan terstruktur, permasalahanpermasalahan yang kompleks dalam organisasi dapat dipecahkan dan hasil dari sistem akan mudah untuk dipelihara, fleksibel, lebih memuaskan pemakainya, mempunyai dokumentasi yang baik, tepat pada waktunya, sesuai dengan anggaran biayanya, dapat meningkatkan produktivitas dan kualitasnya akan lebih baik (bebas kesalahan).

  • Pendekatan Dari Bawah Ke Atas (Bottom-up Approach)
    Pendekatan ini dimulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini ciri-ciri dari pendekatan klasik. Pendekatan dari bawah ke atas bila digunakan pada tahap analisis sistem disebut juga dengan istilah data analysis, karena yang menjadi tekanan adalah data yang akan iolah terlebih dahulu, informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti datanya.

  • Pendekatan Dari Atas Ke Bawah (Top-down Approach)
    Pendekatan Dari Atas Ke Bawah (Top-down Approach) dimulai dari level atas organisasi, yaitu level perencanaan strategi. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijaksanaan organisasi. Langkah selanjutnya dari pendekatan ini adalah dilakukannya analisis kebutuhan informasi. Setelah kebutuhan informasi ditentukan, maka proses turun ke pemrosesan transaksi, yaitu penentuan output, input, basis data, prosedurprosedur operasi dan kontrol. Pendekatan ini juga merupakan ciri-ciri pendekatan terstruktur. Pendekatan atas-turun bila digunakan pada tahap analis sistem disebut juga dengan istilah decision analysis, karena yang menjadi tekanan adalah informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh manajemen terlebih dahulu, kemudian data yang perlu diolah didefinisikan menyusul mengikuti informasi yang dibutuhkan.

  • Pendekatan Sepotong (piecemeal approach)
    Pengembangan yang menekankan pada suatu kegiatan/aplikasi tertentu tanpa memperhatikan posisinya di sistem informasi atau tidak memperhatikan sasaran organisasi secara global (memperhatikan sasaran dari kegiatan atau aplikasi itu saja).

  • Pendekatan Sistem (systems approach)
    Memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi untuk masing-masing kegiatan/aplikasinya dan menekankan sasaran organisasi secara global.

  • Pendekatan Sistem menyeluruh (total-system approach)
    Pendekatan pengembangan sistem serentak secara menyeluruh, sehingga menjadi sulit untuk dikembangkan (ciri klasik).

  • Pendekatan Moduler (modular approach)
    Pendekatan dengan memecah sistem komplek menjadi modul yang sederhana, sehingga sistem lebih mudah dipahami dan dikembangkan, tepat waktu, mudah dipelihara (ciri terstruktur).

  • Lompatan jauh (great loop approach)
    Pendekatan yang menerapkan perubahan menyeluruh secara serentak menggunakan teknologi canggih, sehingga mengandung resiko tinggi, terlalu mahal, sulit dikembangkan karena terlalu komplek.

  • Pendekatan Berkembang (evolutionary approach)
    Pendekatan yang menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasiaplikasi yang memerlukan saja dan terus dikembangkan untuk periode berikutnya mengikuti kebutuhan dan teknologi yang ada
  • Selasa, 12 Oktober 2010

    Telematika

    Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah “konvergensi”. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

    Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau “the Net“. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies(ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

    Seiring dengan semakin populernya Inter-Net sebagai “the network of the networks”, masyarakat penggunanya (internet global community) seakan-akan mendapati suatu dunia baru yang dinamakan cyberspace - sebagaimana dipopulerkan oleh William Gibson dalam novel sci-fi-nya Neuromancer - yang merupakan khayalan tentang adanya alam lain pada saat teknologi telekomunikasi dan informatika bertemu. Di “alam baru” ini - bagi kebanyakan netter - tidak ada hukum. Karena tidak adanya kedaulatan dalam jaringan komputer maha besar (gigantic network) ini, mereka beranggapan bahwa tidak ada satupun hukum suatu negara yang berlaku, karena hukum network tumbuh dari kalangan mayarakat global penggunanya. “Alam baru” ini seakan-akan menjadi suatu jawaban dari impian untuk melampiaskan kebebasan berkomunikasi (free flow of information) dan kebebasan mengemukakan pendapat (freedom of speech) tanpa mengindahkan lagi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

    Perlu digarisbawahi, bahwa substansi cyberspace sebenarnya adalah keberadaan informasi dan komunikasi yang dalam konteks ini dilakukan secara elektronik dalam bentuk visualisasi tatap muka interaktif. Komunikasi virtual (virtual communication) tersebut - yang dipahami sebagai virtual reality - sering disalahpahami sebagai “alam maya”, padahal keberadaan sistem elektronik itu sendiri adalah konkrit di mana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan cara representasi informasi digital yang bersifat diskrit. Sehubungan dengan itu, Wiener dan Bigelow mencetuskanCybernetics Theory, mengenai suatu pendekatan interdisipliner terhadap sistem kendali dan komunikasi dari hewan, manusia, mesin dan organisasi. Uniknya teori tersebut sebenarnya lebih menekankan pada pentingnya umpan balik dari sistem komunikasi itu sendiri. Teori tersebut menyiratkan bahwa dalam memahami suatu informasi yang disampaikan pada suatu sistem komunikasi yang baik harus dengan memperhatikan umpan balik dari sistem tersebut. Sebagai catatan, Wiener juga mengakui bahwa istilah Cyber sebenarnya pernah digagas oleh Ampere yang namanya digunakan sebagai satuan kuat arus. Oleh karena itu jika ditilik dari asal-usulnya, istilah cyber sebenarnya erat hubungannya dengan kawat listrik. Sehingga tidak mengherankan, jika istilah tersebut juga digunakan untuk organ buatan listrik CYBORG yang merupakan singkatan dariCybernetics Organics.

    Dengan demikian, istilah “cyber law” sebagaimana dipahami oleh masyarakat sekarang ini kurang tepat jika digunakan untuk merujuk pada hukum yang tumbuh dalam medium cyberspace. Istilah “cyberspace law” justru lebih tepat untuk itu. Namun demikian, Istilah “telematika” paling tepat digunakan karena lebih memperlihatkan hakekat keberadaannya dan layak untuk digunakan sebagai definisi guna melakukan pengkajian hukum selanjutnya. Istilah “telematika” merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.

    Berbicara tentang hukum dalam arti luas, berarti mencakup segala macam ketentuan hukum yang ada baik materi hukum tertulis - tertuang dalam peraturan perundang-undangan - maupun materi hukum tidak tertulis - tertuang dalam kebiasaan ataupun praktek bisnis yang berkembang. Sehubungan dengan itu, sistem hukum nasional sesungguhnya tetap berlaku terhadap segala aktivitas komunikasi yang dilakukan dalam lingkup cyberspace. Hal ini berarti bahwa domain-domain hukum yang semula dipahami secara sektoral, baik dalam bidang telekomunikasi, media maupun informatika akan semakin konvergen. Yang terjadi bukan kevakuman hukum, melainkan suatu pembidangan hukum yang lebih khusus tanpa menafikan keberlakuan bidang-bidang hukum yang telah ada dalam sistem hukum yang berlaku. Dengan demikian definisi Hukum Telematika adalah hukum terhadap perkembangan konvergensi TELEMATIKA yang berwujud dalam penyelenggaraan suatu sistem elektronik, baik yang terkoneksi melalui internet (cyberspace) maupun yang tidak terkoneksi dengan internet.

    Lingkup pengkajian Hukum Telematika terfokus pada aspek-aspek hukum yang terkait dengan sistem informasi dan sistem komunikasi, khususnya yang diselenggarakan dengan sistem elektronik, dengan tetap memperhatikan esensi dari:

    komponen-komponen dalam sistem tersebut, mencakup: (i) perangkat keras (ii) perangkat lunak, (iii) prosedur-prosedur (iv) perangkat manusia, dan (v) informasi itu sendiri; serta
    (2) fungsi-fungsi teknologi di dalamnya yaitu: (i) input, (ii) proses, (iii) output, (iv) penyimpanan dan (v) komunikasi.
    Dalam prakteknya kedua lingkup tadi dalam cyberspace dikenal sebagai (i) Content, (ii) Computing, (iii) Communication dan (iv) Community.

    1.Content, yaitu Isi atau substansi Data dan/atau Informasi berupa input dan output dari penyelenggaraan sistem informasi yang disampaikan pada publik, mencakup semua bentuk data/informasi baik yang tersimpan dalam bentuk cetak maupun elektronik, maupun yang disimpan sebagai basis data (databases) maupun yang dikomunikasikan sebagai bentuk pesan (data messages);
    2.Computing, yaitu Sistem Pengolah Informasi yang berbasiskan sistem komputer (Computer based Information System) berupa jaringan sistem informasi (computer network) organisasional yang efisien, efektif dan legal. Dalam hal ini, suatu Sistem Informasi merupakan perwujudan penerapan perkembangan teknologi informasi ke dalam suatu bentuk organisasional/organisasi perusahaan (bisnis).;
    3.Communication, yaitu Sistem Komunikasi yang juga berupa sistem keterhubungan (interconnection) dan sistem pengoperasian global (interoperational) antar sistem informasi/jaringan komputer (computer network) maupun penyelenggaraan jasa dan/atau jaringan telekomunikasi.
    4.Community, yaitu masyarakat berikut sistem kemasyarakatannya yang merupakan pelaku intelektual (brainware), baik dalam kedudukannya sebagai Pelaku Usaha, Profesional Penunjang maupun sebagai Pengguna dalam sistem tersebut.

    Sesungguhnya terdapat korelasi yang kuat antara cybernetics theory dengan sistem hukum nasional, dalam hal efektifitas suatu sistem hukum di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam pembentukan perilaku sosial (social behaviour). Hukum sebagai suatu aturan (rule of law) berbanding lurus dengan pemamahan hukum dan kesadaran hukum masyarakat terhadap hukum - yang wujudnya berupa informasi - yang tengah berlaku. Tidak akan ada ketentuan hukum yang berlaku efektif dalam masyarakat, jika informasi hukum tersebut tidak dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengkomunikasian informasi hukum harus dirancang dalam pola yang lebih interaktif sehingga dapat menangkap dengan baik umpan balik dari masyarakatnya sehingga menimbulkan kesadaran hukum. Hal tersebut tidak akan didapat hanya dengan sosialisasi ataupun penyuluhan hukum saja, melainkan juga harus dengan pengembangan sarana komunikasi ataupun infrastruktur informasi yang baik dan dapat diakses dengan mudah dan murah oleh masyarakat.

    Merujuk pada dasar keberlakuan hukum yang mencakup aspek-aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis; Jika pembuatan hukum hanya memperhatikan aspek yuridis saja melalui perumusan hukum (legal drafting) oleh segelintir elit tanpa melibatkan peran aktif masyarakatnya, maka wacana hukum tidak akan pernah berkembang di tengah masyarakat dan masyarakat tidak akan pernah berperan aktif di dalamnya. Hikmah dari cybernetics theory bagi sistem hukum adalah keberadaan sistem informasi hukum sebagai komponen keempat dalam sistem hukum nasional; di samping tiga komponen yang selama ini dikenal, yaitu substansi, struktur dan budaya. Dengan demikian secara teoritis kesenjangan antara rule of law dengan social behaviour dapat dijembatani. Hal ini juga sepatutnya membuka pemikiran tentang birokrasi bahwa keberadaannya sebagai mitra rakyat - bukan penguasa rakyat - mewajibkannya memberikan layanan yang lebih baik. Dengan pengembangan sistem informasi yang baik, kegiatan pemerintahan menjadi lebih transparan, dan akuntabel, karena pemerintah mampu menangkap feedback dan meningkatkan peran serta masyarakat. Good governance tidak lain adalah cita negara berdasarkan hukum, di mana masyarakatnya merupakan self regulatory society. Dengan demikian, pemerintah sudah dapat mereduksi perannya sebagai pembina dan pengawas implementasi visi dan misi bangsa dalam seluruh sendi-sendi kenegaraan melalui pemantauan terhadap masalah-masalah hukum yang timbul dan menindaklanjuti keluhan-keluhan masyarakat.

    Kesimpulannya, Pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan kesadaran berinformasi dan berkomunikasi, untuk kemudian mampu mengembangkan dan menguasai serta membina dan mengendalikan seluruh infrastruktur informasi nasional maupun global agar keberadaannya dapat sesuai dengan kebutuhan dan dinamika masyarakat itu sendiri. Sistem hukum yang baik belum tentu dapat terwujud dengan terus menerus membuat undang-undang baru. Justru kajian mendalam harus ditingkatkan tentang sejauh mana sistem hukum yang telah berlaku (existing legal framework) dapat dioptimalkan terlebih dahulu oleh para penegak hukumnya yang berdedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugasnya.


    sumber : http://menado.blog.friendster.com/hukum-telematika/

    Sabtu, 22 Mei 2010

    Resensi Novel Dealova

    Judul buku : Dealova
    Jenis buku : Novel Teen Lit
    Pengarang : Dyan Nuranindya
    Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
    Tahun terbit : 2005
    Jumlah halaman : 303 halaman

    Tentang penulis :
    Dyan Nuranindya lahir di Jakarta, 14 Desember 1985, anak terakhir dari dua bersaudara. Dyan yang lebih akrab disapa "Dichiel (Dyan Kecil) oleh teman-teman sekolahnya ini tidak pernah terpikir untuk menjadi penulis. Baginya, menulis merupakan bakat yang terpendam, tapi ternyata sekarang berhasil dia temukan. Sebenarnya hobinya adalah menggambar. Tidak heran Dyan pernah menyabet Juara I Lomba Poster sewaktu SMP dan memperoleh beberapa penghargaan. Berbagai kegiatan pernah digelutinya. Mulai dari dunia tarik suara sampai pecinta alam yang membuatnya menyukai dunia panjat tebing.

    Sinopsis :
    Novel ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Kara. Kara merupakan gadis tomboy yang jago maen di sekolahnya. Rambutnya panjang tidak seperti gadis tomboy lainnya yang berambut pendek. Kara sangat beruntung karena mempunyai orang tua dan kakak yang sangat sayang kepadanya, termasuk teman- teman kakaknya, terutama Ibel, laki-laki yang jago memainkan gitar dan tidak senang dengan warna biru. Selama ini Kara hanya menganggap Ibel hanya sebatas kakak, jadi Kara tak peduli saat Ibel menunjukkan perhatiannya. Di sekolahnya Kara disukai oleh Dira, anak baru di sekolah yang juga jago main basket. Kara sempat membenci sifat Dira yang seenaknya sendiri. Namun akhirnya, benci itu berubah menjadi cinta seiring waktu berjalan. Tetapi disaat cinta itu mulai berkembang ternyata Dira harus meninggalkan Kara untuk selamanya. Kara yang sedih dan kesepian mulai merasakan perhatian dari Ibel dan dia pun akhirnya sadar kalau Ibel sangat perhatian kepadanya. Kara pun jatuh cinta pada Ibel.

    Sasaran :
    Novel ini ditujukkan bagi para pembaca yang masih remaja. Karena novel ini menceritakan kehidupan gadis remaja.


    Kamis, 18 Maret 2010

    Kutipan

    I. Definisi
    Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

    Penulisan sumber kutipan ada yang menggunakan pola Harvard, ada pula yang menggunakan pola konvensional atau catatan kaki (footnote).

    II. Cara Menulis Kutipan Dengan Benar

    Penulisan dan pencantuman kutipan dengan pola Harvard ditandai dengan menuliskan nama belakang pengarang, tahun terbit, dan halaman buku yang dikutip di awal atau di akhir kutipan. Data lengkap sumber yang dikutip itu dicantumkan pada daftar pustaka. Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung adalah mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah. Disebut kutipan tidak langsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.

    II.a Contoh kutipan Langsung

    Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983: 3). ( Contoh kutipan Langsung 1# )

    -------------------------------------------------------
    Menurut Gorys Keraf dalam bukunya Argumentasi dan Narasi (1983:3), argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara. ( Contoh kutipan Langsung 2# )
    --------------------------------------------------------
    Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara 1 ( Contoh kutipan Langsung 3# )

    II.b Contoh kutipan Tidak Langsung

    Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis. ( Contoh kutipan Tidak Langsung 1# )
    -------------------------------------------------------
    Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis (Keraf, 1983:3). ( Contoh kutipan Tidak Langsung 2# )
    -------------------------------------------------------
    Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis1). ( Contoh kutipan Tidak Langsung 3# )

    Seperti halnya penulisan data, penulisan kutipan (referensi) ini juga harus menyebutkan sumber kutipan tersebut. Seperti contoh di atas menyebutkan bahwa sumber diambil dari buku karangan Gorys Keraf, yang terbit pada tahun 1983, dan sumber tersebut terdapat di halaman 3. Informasi mengenai penerbit dan judul buku dapat dilihat di Daftar Pustaka atau Bibliografi. Pada contoh terakhir hanya ditulis angka 1, menyatakan bahwa keterangan sumber dicantumkan di bawah halaman yang disebut dengan catatan kaki.

    sumber : www.sentra-edukasi.com

    Artikel


    Judul : Internet Explorer 8, Browser Tercepat Paling Aman dari Microsoft

    Metode Pengumpulan : Penelitian Kepustakaan







    Setelah melalui tahap uji coba dengan diluncurkannya versi Release Candidate dari Internet Explorer 8 beberapa waktu yang lalu, akhirnya Microsoft menyelesaikan versi final dari browser andalannya tersebut. Internet Explorer 8 final version secara resmi oleh Microsoft pada hari Kamis (18/03) yang lalu telah diluncurkan ke publik.

    Peluncuran Internet Explorer 8 ini sebenarnya telah lama dinantikan publik, mengingat hingga saat ini Internet Explorer (IE) masih mendominasi market browser Internet di seluruh dunia. Dengan kata lain, browser terbaru besutan Microsoft ini tetap akan mempunyai captive market-nya sendiri yang menjamin kecepatannya dalam penerimaan konsumen. Microsoft sendiri mengklaim browser terbarunya, Internet Explorer 8 (IE8) ini sebagai browser tercepat paling aman yang pernah mereka buat.

    Microsoft sendiri tidak main-main dengan pernyataan tersebut, mengingat selain menambahkan aspek kecepatan, Microsoft juga menambahkan feature ‘Domain Highlighting’ yang secara otomatis akan menyorot nama top level domain halaman situs yang kita akses. Selain itu SmartScreen Filter juga akan mendukung keamanan user dengan cara memberikan peringatan otomatis pada saat user mengakses halaman-halaman situs yang dianggap berbahaya oleh Microsoft.

    Dari versi Release Candidate yang ditawarkan Microsoft dalam Internet Explorer ini, setidaknya kita bisa mengetahui ada 3 feature unggulan yang ditawarkan dalam browser ini, yaitu Webslices, Accelerator, dan Visual Search.

    Webslice sebagai salah satu feature unggulan dalam Internet Explorer akan memberikan kemudahan bagi user dalam hal akses informasi website. Tidak dapat dipungkiri, dalam aktivitas browsing yang kita lakukan setiap hari, sebenarnya kita hanya membutuhkan beberapa bagian informasi saja dari setiap situs yang kita kunjungi. Kecenderungan inilah yang difasilitasi oleh Microsoft dalam Internet Explorer 8 ini. Kita dapat mengumpulkan dan mengikuti bagian dari informasi-informasi penting yang ingin kita ikuti perkembangannya dari berbagai situs yang sering kita kunjungi, hanya dengan cara click tombol ‘Webslices’. Setelah menerapkan ‘Webslices’ pada bagian tersebut, maka browser secara otomatis akan menampilkannya pada ‘Favourite Bar’. Namun feature ini mungkin belum sepenuhnya dapat kita terapkan untuk website-website dalam negeri, karena untuk dapat memakai feature ini, dari sisi teknologi web development situs yang bersangkutan harus sudah dipastikan kompatibilitasnya terlebih dahulu.

    Selain webslice, dua feature penting lainnya adalah Accelerator dan Visual Search. Accelerator berguna untuk mendapatkan informasi cepat dari setiap kata yang kita pilih (highlited) pada saat kita membaca sebuah artikel tanpa kita harus berpindah halaman browser. Tentunya proses ini akan mempercepat proses pembacaan kita terhadap sebuah artikel atau berita, tanpa kita harus mencari kembali secara manual kata-kata yang ingin kita pahami artinya dalam sebuah pemberitaan, dengan cara meng-copy dan mencari artinya melalui halaman lain dari browser. Dengan Accelerator ini, user akan dapat dengan mudah menemukan berbagai opsi definisi mengenai sebuah kata. Ada beberapa opsi keterangan yang dapat kita pilih dalam Accelerator ini, antara lain ‘Blog with Windows Live’, ‘Email with Windows Live’, ‘Map with Live Search’, ‘Search with Google’ hingga ‘Translate with Live Search’.

    Sedangkan Visual Search merupakan feature pencarian bergambar, yang diharapkan akan lebih memperkaya hasil pencarian yang diberikan sehingga dapat lebih memuaskan user dari sisi content maupun visual. Konsep Visual Search ini sendiri sebenarnya berangkat dari kenyataan bahwa aspek visual manusia memegang peranan penting dalam pemahamannya akan suatu hal. Dengan menampilkan tidak hanya content, namun juga gambar-gambar yang mendeskripsikannya, diharapkan akan semakin meningkatkan kepuasan user dalam mendapatkan hasil dari pencarian yang dilakukannya.(dna)

    sumber : www.beritanet.com

    Paragraf Deduktif

    Paragraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas.

    Ciri-ciri paragraf deduktif :
    • Letak kalimat utama di awal paragraf
    • Dimulai dengan pernyataan umum disusun dengan uraian atau penjelasan khusus

    Contoh paragraf deduktif:
    Pemakiaan bahasa Indonesia di seluruh Indonesia dewasa ini belum dapat dikatakan seragam.perbedaan dalam struktur kalimat, lagu kalimat, dan ucapan terlihat dengan mudah. Pemakiaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sering dikalahkan oleh bahasa daerah.Di lingkungan persuratkabaran, radio, dan televisi sudah terjaga dengan baik. Para pemuka kitapun pada umumnya belum memperlihatkan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Fakta-fakta di atas menunjukan bahwa pengajaran bahasa Indonesia perlu ditingkatkan.

    sumber : indonesialanguage.blogspot.com

    Paragraf Induktif

    Paragraf induktif adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas.

    Ciri-ciri Paragraf Induktif

    • Letak kalimat utama di akhir paragraf
    • Diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan
      pernyataan umum.

    Jenis Paragraf Induktif :

    • Generalisasi
    • Analogi
    • Klasifikasi
    • Perbandingan
    • Sebab akibat

    Contoh paragraf induktif:
    Mungkin anda pernah mendengar tentang peristiwa perampokan mobil yang menimpa ronaldo, bintang sepakbola asal brasil, dua tahun silam. Dasar nasibnya sedang apes, saat mengendarai BMW X-5 di Rio Janairo, ia dihadang tiga perampok bersenjata. Mobil kesayangannya pun dibawa kabur perampok. Untunglah pemain asal internasionale Milan, klubnya saat itu cepat bertindak. Dengan menumpang kendaraan yang lewat ia segera menuju kantor polisi. Hanya dalam hitungan jam, mobilnya sudah ditemukan kembali di pinggir kota Rio. Jangan salah! Ronaldo tidak memakai jasa paranormal. Kebetulan mobilnya dilengkapi Automatic Verhicle Location (AVL), sistem pemantau lokasi kendaraan yang terhubung dengan satelit Global Positioning Sistem (GPS). Posisi mobil selalu dapat di ketahui dari peta digital yang terpasang di mobil atau operator pemantaunya. (Intisari, juni 2003).

    sumber : indonesialanguage.blogspot.com

    Sabtu, 06 Maret 2010

    Jika Perokok Berhenti Merokok

    Hanya dalam 20 menit setelah seseorang mengisap rokok terakhirnya, tubuhnya mulai mengalami tahap perubahan yang menguntungkan:

    20 Menit
    Tekanan darah turun menjadi normal.
    Denyut nadi turun menjadi normal.
    Temperatur tangan dan kaki naik menjadi normal

    8 Jam
    Tingkat karbon monoksida dalam darah turun menjadi normal.
    Tingkat oksigen dalam darah naik menjadi normal.

    24 Jam
    Kemungkinan serangan jantung menurun

    48 Jam
    Ujung-ujung urat syaraf mulai tumbuh kembali.
    Kemampuan mencium dan merasa bertambah.
    Berjalan bertambah mudah.

    3 Bulan 2 Minggu
    Sirkulasi darah membaik.
    Fungsi paru-paru naik sampai 30%

    19 Bulan
    Batuk, penyumbatan sinus, keletihan, sesak nafas menurun.
    Silia bertumbuh kembali di dalam paru-paru, menambah kemampuan menangani lendir, membersihkan paru-paru, mengurangi infeksi.

    1 Tahun
    Risiko kena penyakit jantung koroner setengah dari perokok.


    (Sumber: American Cancer Society)

    Kamis, 04 Maret 2010

    Inilah Kebiasaan Sepele yang Bisa Menyebabkan Otak Rusak !!!

    Otak adalah organ tubuh yang paling vital dan penting bagi kelangsungan hidup manusia. Jika manusia diibaratkan sebuah komputer, otak adalah prosesornya. Tapi tanpa disadari, setiap harinya otak bisa mengalami kerusakan dari kebiasaan hidup sehari-hari.

    Seperti dilansir Calorielab, Kamis (11/2/2010), otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem saraf pusat.

    Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

    Otak adalah penyalur energi terbesar bagi tubuh. Meski ukuran otak hanya sebesar 2 persen dari keseluruhan berat badan manusia, tapi seluruh kegiatan tubuh dikontrol olehnya. Artinya jika berat badan seseorang 60 kg, maka berat otaknya sekitar 1,2 kg. Hampir 75 persen otak manusia terdiri atas air.

    Hanya sekitar 10% fungsi otak yang difungsikan oleh manusia, dengan demikian seharusnya masih banyak potensi otak yang belum diolah oleh manusia. Apalagi kekuatan kompetensi otak adalah sekitar 1013 – 1016 operasi per detik.

    Untuk itulah otak perlu dijaga dan dirawat, jika tidak penyakit-penyakit yang merusak otak pun bisa terjadi. Seperti dikutip dari Healthmad, Kamis (11/2/2010), berikut ini 10 kebiasaan sepele yang menyebabkan otak menjadi rusak, yaitu :

    1. Tidak sarapan
    Mereka yang tidak sarapan akan memiliki kadar gula darah yang rendah. Hal ini akan memicu ketidakcukupan nutrisi pada otak padahal otak butuh nutrisi yang cukup untuk tetap bisa bekerja. Akibat kurang suplai nutrisi terutama glukosa, akhirnya kemampuan otak akan cepat menurun.

    2. Makan berlebihan
    Sikap yang terlalu berlebihan bisa mengeraskan pembuluh darah di otak yang akhirnya dapat menurunkan kekuatan mental.

    3. Merokok
    Semua orang tahu merokok itu tidak baik untuk kesehatan dan ada banyak dampak buruk yang dihasilkan bagi organ tubuh jika merokok. Khusus untuk organ otak, merokok bisa menyebabkan otak menyusut dan memicu penyakit pikun atau Alzheimer. Sel-sel saraf akan menyusut pada bagian hippocampus dan korteks depan yang berfungsi menyimpan ingatan.

    4. Konsumsi gula berlebih
    Terlalu banyak mengonsumsi gula akan mengganggu proses penyerapan protein dan nutrisi sehingga tubuh akan mengalami kekurangan gizi (malnutrisi) dan akhirnya mengganggu perkembangan otak.

    5. Polusi udara
    Otak adalah organ yang mengonsumsi oksigen paling banyak dari tubuh. Menghirup udara yang penuh polusi akan mengurangi suplai oksigen ke otak dan akhirnya mengurangi efisiensi otak dalam bekerja.

    6. Kurang tidur
    Tidur akan membuat otak berisitirahat. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama sama saja dengan membunuh sel otak perlahan-lahan karena otak terus dipaksa untuk tetap menyala padahal otak juga butuh istirahat.

    7. Menutup kepala saat tidur
    Tidur dengan kepala ditutup bantal misalnya, akan meningkatkan konsentrasi karbondioksida ke otak. Saat bernafas dengan kepala tertutup, karbondioksida hasil bernafas akan masuk kembali ke dalam tubuh dan hal itu sangat berbahaya.

    8. Tetap bekerja dalam keadaan sakit
    Memaksakan diri untuk bekerja atau belajar dalam kondisi sakit sangat tidak baik untuk otak dan akan merusak sel-sel otak.

    9. Jarang berbicara
    Percakapan akan membantu seseorang untuk terus mengaktifkan sel-sel otaknya, apalagi percakapan yang berbau intelektual. Orang yang jarang berbicara akan membiarkan sel-sel otaknya mati perlahan-lahan karena tidak pernah mengaktifkannya.

    10. Jarang menstimulasi pikiran
    Berpikir adalah cara paling baik untuk melatih otak. Kurang menstimulasi otak dengan berbagai hal akan menyebabkan otak menyusut. Sel-sel otak akan mati karena tidak ada sesuatu yang membuat otak berkembang.

    Penyakit yang berhubungan dengan otak antara lain ketidak mampuan berkomunikasi (Asperger syndrome), trauma atau kerusakan batang otak (traumatic brain injury), keterbelakangan mental (Down syndrome), epilepsi, autisme, ganguan kejiwaan (psychiatric disorders), penyakit disorientasi otak (Alzheimer), kelainan otak kronis yang mengganggu pergerakan (Parkinson), kelumpuhan (Paralyses), kerusakan atau kematian sebagian otak (partial brain degenerative disorder), Szhizoprenia dan lainnya.

    Pengobatan yang biasa diterapkan untuk penyakit-penyakit otak adalah menggunakan obat-obatan dan terapi psikis. Tapi kini peneliti dan para ilmuwan sedang giat mengembangkan teknik pengobatan terapi gen dan stem cell yang diyakini dapat memperbaiki neuron atau bagian otak yang telah rusak atau mati.

    Selain itu, pengembangan virus tertentu yang telah dimodifikasi secara molekular juga menjadi alternatif baru yang sedang duji peneliti. Virus yang telah dilemahkan ini kemudian diinjeksi ke pasien dan selanjutnya akan bermanfaat memperbaiki sistem saraf yang rusak.


    sumber : Detik.com

    Kamis, 21 Januari 2010

    Pandangan Tentang Kedewasaan

    Kerap kali orang-orang salah kaprah menilai kedewasaan seseorang. Selalu saja batasan umurlah yang menjadi patokannya. Saya pun sampai sekarang masih dibuat bingung tentang arti kata “Dewasa” itu sendiri. Apa arti harfiah yang sebenarnya tentang dewasa? Lantas factor-faktor apa saja yang pada dasarnya melandasi kedewasaan seseorang? Sikap, sifat, kebiasaan, atau hanya umur?

    Terkadang seseorang yang berumur sudah hampir kepala 3 terlihat tidak dewasa. Itu terlihat dari cara pandang mereka tentang apa yang sedang dihadapinya dan tingkah laku mereka yang tak layak, persis seperti anak-anak umur 10 tahun. Akan tetapi adapun seseorang yang berumur lebih muda, namun pikiran, cara pandang, serta sikap mereka jauh lebih layak dikatakan dewasa dibandingkan dengan seseorang yang berumur lebih tua darinya.

    Pernah saya mendengar sebuah wacana dari salah satu media elektronik bahwa di dalam diri setiap insan manusia memang terdapat sisi seorang anak kecil. Lantas yang menjadi pertanyaan saya adalah; apakah sisi seorang anak kecilnya itu sudah ada ukurannya tertentu atau justru variatif ?.

    Wacana ini muncul ketika saya berhadapan dengan seseorang kerabat dekat saya yang umurnya hampir menginjak kepala 3. Namun cara pandang serta sikapnya sangat bertolak belakang dengan saya yang bisa dikatakan baru menginjak kepala 2. Dia menghadapi semua masalahnya dengan jalan penuh emosi. Kemudian dia nyaman dengan rasa ketidakmandiriannya. Hal ini merugikan orang- orang yang berada di dekatnya secara fisik, batin, maupun materi. Sudah lebih satu orang yang selalu mengomentari dan memberikan nasehat kepada dia. Tapi sudah bertahun-tahun tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Hal ini membuat saya gemas dan merasa geram. Apa sebenarnya yang dapat membuat dia berubah dan dapat membuat orang-orang disekitarnya merasa nyaman dengannya ?.

    Dari lubuk hati saya yang terdalam, saya tidak ingin melihat karma yang nanti terjadi padanya. Karena saya percaya siapa yang menanam perbuatan baik dia akan menuai kebaikan pula dan begitu pun sebaliknya. Saya hanya dapat bersimpuh memohon kepada Yang Maha Kuasa agar diberikan kebaikan dan kedamaian untuk seluruh umat manusia. Karena hanya Tuhan-lah yang mempunyai jawaban atas segalanya.

    J

    Kamis, 07 Januari 2010

    Rilmea Digital Translator



    Rilmea Digital Translator, adalah sebuah inovasi mutakhir dalam dunia gadget keluaran terbaru yang diperuntukan khusus bagi masyarakat Indonesia modern yang mempunyai hobi traveling ke luar negeri. Device ini berfungsi untuk mempermudah penggunanya dalam berkomunikasi dengan orang asing yang berbeda bahasa dengan sang pengguna pada saat berada di luar negeri. Karena device ini mampu menerjemahkan hampir seluruh bahasa yang ada di belahan dunia. Jadi pengguna tidak lagi membutuhkan orang yang dapat menerjemahkan atau penerjemah sekali pun dan bahkan tanpa perlu lagi kursus bahasa asing tertentu.

    Design yang tipis serta fleksibel membuat Rilmea mudah untuk dibawa dan sangat efisien. Device ini memiliki dimensi 80mm, untuk tingginya dan 50mm, untuk lebarnya dan 5mm untuk tebalnya. Pada permukaannya dibuat seperti cermin yang bersifat reflexsive atau memantulkan cahaya. Kemudian Rilmea dapat mentransformasi bentuknya menjadi sebuah jam tangan dengan hanya melipatnya. Pengguna juga dapat mengubah warna, tema dan motif jam sesuai yang diinginkan hanya dengan mendekatkan device itu pada permukaan yang memiliki warna yang kita inginkan tersebut, sensor akan secara otomatis mendeteksi permukaan. Ini dimaksudkan agar tidak membuat para pengguna cepat bosan dalam menggunakannya device tersebut.

    Pada pengoperasiannya, Rilmea mengusung teknologi Touchscreen (layar sentuh). Layar yang dipakai memiliki diagonal 3,2” dengan kedalaman 32 juta warna dan kerapatan layar sampai 800x640 pixel. Tingkat kesensitifitasannya pun tidak perlu diragukan lagi, karena sudah mengusung tipe capasitive untuk layar sentuhnya sehingga Rilmea diciptakan sangat responsive terhadap pengoperasiannya dengan sentuhan jari saja. Jadi pengguna akan merasakan nyaman dalam penggunaannya. Agar device ini tidak digunakan sembarang orang, untuk pengunciannya device ini dapat mengenali suara dari pemiliknya.

    Rilmea mempunyai beberapa aplikasi tambahan selain aplikasi penerjemah bahasa (Translator). Aplikasi itu antara lain, MP3/MP4 player dan GPS integrated. Device ini juga ramah terhadap lingkungan karena menggunakan bahan yang 100% bisa di daur ulang serta penggunaan baterai tipe Li-Po yang sangat ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan tenaga sinar matahari, device ini juga secara otomatis dapat mengisi ulang tenaganya. Namun jika tidak ada sinar matahari yang cukup, Rilmea dapat mengisi daya baterainya dengan dihubungkan ke sekering listrik tanpa kabel (wireless).


    Home

    Tampilan home pada Rilmea hanya terdapat icon Menu serta tanggal dan Jam. Tanggal dan jam tersebut dapat ditentukan secara otomatis karena Rilmea dapat otomatis tersinkronasi dengan jaringan tanpa kabel. Pengguna pun dapat menggunakan tema bawaan untuk tampilan home ini. Dengan menangkap gambar dari sensor yang sudah terintregrasi pada bagian belakang Rilmea, pengguna dapat menjadikan gambar tersebut sebagai tema pula.


    Application Icon

    Jika kita mencoba untuk menyentuh tombol Menu, maka akan menampilkan icon – icon aplikasi Translator, MP3/MP4 player, dan GPS. Tampilan icon-icon disuguhkan secara menarik dengan bentuk V-shape yang dapat di-scroll kesamping dengan animasi yang juga sangat hidup.


    Translator

    Pada icon translator ini terdapat pilihan berbagai bahasa yang ada di dunia. Terdapat pula fasilitas search yang dapat digunakan dengan meng-input nama negara atau kota yang sesuai dengan hanya menggunakan suara pengguna, device ini memiliki sensitivitas tinggi terhadap suara. Jadi tidak perlu on-screen qwerty atau pun keypad tambahan untuk meng-input nama Negara dan kotanya.


    Active Translate

    Gambar disamping menerangkan tentang aktifitas translating (menerjemahkan) yang sedang berlangsung disertai dengan nama kota dan negaranya. Pengguna hanya meng-input suara yang akan direkam melalui lubang kecil yang berada pada bagian kiri bawah device. Kemudian akan menghasilkan output berupa bahasa yang sudah diterjemahkan melalui lubang speaker yang berada pada bagian kanan atas device.


    Music Player

    Untuk memanjakan telinga user dalam melakukan traveling Rilmea menyediakan Music Player. Di dalamnya menampilkan gambar album dari penyanyi, nama penyanyi serta judul lagunya, tombol sentuh play, pause, rewind, refren, serta terdapat pula pengaturan volume suara.


    All song

    Jika user ingin melihat daftar lagu pada music player, user hanya perlu menyentuh bagian nama penyanyi atau pada bagian judul lagu karena Rilmea ini udah mengusung teknlogi multi touch yang sangat flexible dan pintar. Setelah ditampilkan kemudian user dapat memilih lagu sesuai yang diinginkan.


    Integrated GPS

    Rilmea juga menyediakan fasilitas GPS yang sudah terintegrasi. GPS ini menampilkan gambar secara 2D ataupun 3D dimensi sesuai dengan kebutuhan, dan ketajaman gambar yang cukup detail pula disajikan didalamnya. Dengan GPS ini user juga dapat mencari hotel, restoran, atau tempat wisata yang terdekat dari lokasi user berada bahkan pom bensin sampai kantor polisi pun tersedia dan masih banyak lagi. Yang menarik dari GPS pada Rilmea adalah dikarenakan adanya fitur ‘Follow The Voice’ yang memungkinkan kita untuk pergi dipandu dengan suara oleh device-nya


    Backside

    Pada tampilan belakang Rilmea, terdapat lensa seperti kamera dan sensor yang berguna untuk menangkap gambar ataupun sample warna yang nantinya bisa dijadikan tema atau background active standby-nya.


    Watch

    Rilmea dapat berubah bentuk menjadi jam tangan hanya dengan memasangnya pada pergelangan tangan. Karena Rilmea terbuat dari bahan yang fleksibel dengan keelastisan yang tinggi, jadi ketika pengguna menarik bagian belakang device ini menjadi persegi panjang, secara otomatis Rilmea berubah menjadi jam tangan. Kemudian ketika pengguna melipat dua device, maka secara otomatis pula Rilmea berubah menjadi device yang berfungsi sebagai penerjemah bahasa, pemutar musik, serta layanan GPS. Waktu yang ditampilkan secara digital dan terdapat dua waktu yaitu, current city time dan hometown time. Current city time adalah waktu dimana kita berada di Negara yang sedang kita singgahi. Sedangkan Hometown time adalah waktu negara Indonesia. Dan jam tersebut dapat tersinkronisasi otomatis dengan server jam dunia secara wireless.